Penerapan Latihan Tarik Nafas Dalam Pada Tn.J Dengan Masalah Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Kronis Pria 1 Rumah Sakit Jiwa Daerah Abepura

Authors

  • Andika Bayu Aji STIKES Jayapura Author
  • Fenska N Makualaina STIKES Jayapura Author
  • Yance R Rainuny STIKES Jayapura Author

DOI:

https://doi.org/10.62504/8knnpb47

Keywords:

Perilaku Kekerasan, Relaksasi Nafas Dalam, Keperawatan Jiwa

Abstract

Perilaku kekerasan adalah perilaku yang menyertai marah dan merupakan dorongan untuk bertindak dalam bentuk dekstruksi dan masih terkontrol. Apabila masalah tidak teratasi maka akan mengakibatkan resiko mncedrai diri sendiri, orang lain ataupun lingkungan. Akibat kerugian yang ditimbulkan. Penangan pasien dengan perilaku kekerasan harus dilakukan secara cepat dan tepat oleh perawat. Tujuan: dari karya ilmiah ini mampu menerapkan terapi relaksasi nafas dalam pada Tn.J dengan perilaku kekerasan diruang kronis pria 1 Rumah Sakit Jiwa Daerah Abepura. Metode: penulisan ini adalah studi kasus, subjek terdiri dari 1 partisipan dengan masalah perilaku kekerasan. Instrumen yang digunakan dalam studi kasus ini adalah instrumen tanda gejala perilaku kekerasan. Waktu pemberian terapi dilakukan selama 30 menit dengan dilakukan selama 5 kali pertemuan. Hasil: dari hasil intervensi yang dilakukan selama 5 kali pertemuan didapatkan bahwa terapi relaksasi nafas dalam dapat menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasan dari 18 tanda dan gejala menjadi 1 tanda dan gejala perilaku kekerasan. Kesimpulan: dari intervensi mengontrol perilaku kekerasan dilakukan dengan salah satunya dengan terapi relaksasi nafas dalam dengan strategi pelaksanaan dapat membantu menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasan. Berdasarkan hasil disarankan kepada perawat mampu menerapkan terapi relaksasi nafas dalam guna menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, M. K., Aktifah, N., & Pratiwi, Y. S. (2021). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Dengan melatih Relaksasi Nafas Dalam Di RPSBM Kota Pekalongan. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, 1, 834–838.

Arman, Gobel, F. frianty, & Buhar, A. D. Y. (2023). Faktor Resiko Kejadian Skizofrenia DiWilaya Kerja Puskesmas Malangke Barat Kec. Malangke Barat Kab. Luwuk Utara. Of Muslim Community Health, 4(3), 200–210.

Desak Made Ari Dwi Jayanti, I Wayan Budianto, & I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi. (2022). Pengaruh Teknik Relaksasi Pernafasan Dalam terhadap Perilaku Marah Pasien Skizofrenia di UPTD RSJ Provinsi Bali. Journal of Health (JoH), 9(1), 1–8.

Erina, Sri Hununwidiastuti & Hasian Leniwita. (2019). Buku Materi Keperawatan Jiwa. jakarta: Program Studi Diploma Tiga Keperawatan fakultas Vokasi, Universitas Kristen Indonesia, 2019.

Hadinata Dian & Abdilah J.A. (2022). Buku Metodologi Keperawatan. Jakarta: Widina Bhakti Persada Bandung, Juli 2022.

Idayati & Nabila W. S (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kekambuhan Pada Pasien Skizofrenia Di Polik Klinik Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung Tahun 2022. Health Care Nursing Journal. l (1), 661-668.

Makhruzah, S., Putri, V. S., & Yanti, R. D. (2021). Pengaruh Penerapan Strategi Pelaksanaan Perilaku Kekerasan terhadap Tanda Gejala Klien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 10(1), 39. https://doi.org/10.36565/jab.v10i1.268

Muafabudin A, Endang S. W & Sawab. (2022). Analisa Asuhan Keperawatan Dengan Terapi Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Kontrol Marah Pada Pasien resiko Perilaku Kekerasan Di RSJD DR Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Program Studi Pendidikan Profesi Ners Program Profesi. Poltekes Kemenkes Semarang, 2022.

Nilasari, P., Hariyati, R. T. S., & Anisah, S. (2020). Penerapan SPO Pelaksanaan Asuhan Keperawatan di Ruang Sub Instalasi Rawat Inap X Rumah Sakit Militer Jakarta: Pilot Study. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 8(2), 178.

Nyi Rd mega Aroviani, & Susanti Niman. (2021). the Risk of Violent Behavior : a Case Study. Jurnal Sahabat Keperawatan, 3(2), 1–7.

Oktavia, H. D., Suastrawan, M., Made, N., Yunica, D., & Author, C. (2020). Study Kasus : Penerapan Terapi Aktivitas Kelompok Stimulasi Persepsi Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Di UPTD Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali. Jurnal Kesehatan MIDWINERSLION, 5(2), 244–257.

Pardede, J. A., Siregar, L. M., & Hulu, E. P. (2020). Efektivitas Behaviour Therapy Terhadap Risiko Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provsu Medan. Jurnal Mutiara Ners, 3(1), 8-14.

Pertiwi, S., Fitri, N. L., & Hasanah, U. (2023). Penerapan Relaksasi Napas Dalam Terhadap Tanda dan Gejala Pasien Risiko Perilaku Kekerasan di RSJ Daerah Provinsi Lampung. Jurnal Cendikia Muda, 3(4), 594–602.

PPNI.(2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Edisi 1 : cetakan II. Jakarta Selatan : DPP PPNI.

PPNI.(2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia. Edisi 1 : cetakan II. Jakarta Selatan : DPP PPNI.

PPNI. (2018). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Edisi 1 : cetakan III (revisi). Jakarta Selatan : DPP PPNI.

PPNI. (2021). Standar Prosedur Oprasional (SOP). Edisi 1: cetakan 1. Jakarta Selatan: DPP PPNI.

Ramita, Kharisma I. N, Debby S & miswari (2023). Studi Kasus: Asuhan Keperawatan Pada Tn.N Dengan Resiko Perilaku Kekerasan. Jurnal Keperawatan Medika, l (1), 86-98.

Rizka Yunita, Iin Aini I & Widya Addiarto (2020). Buku Ajar Psikotrapi Self Help Grup Pada Keluarga Pasien Skizofrenia. Sulsel: Yayasan Ahmar Cendikia Indonesia, diterbitkan November 2022.

Risal. M, Antonia H. H, Eltanina U.D, Debby Sinthania, Zulfa Zahra & Devanda F. A, (2022). Buku Ilmu Keperawatan Jiwa. Jabar: Media Sains Indonesia, diterbitkan Februari 2022.

Roufuddin, R., & Hoiriyah, M. (2020). Perbedaan Perilaku Kekerasan Sebelum Dan Sesudah Terapi Relaksasi Nafas Dalam Pada Pasien Perilaku Kekerasan. Indonesian Journal of Professional Nursing, 1(1), 76.

SDKI.(2018). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Edisi 1 : cetakan III (revisi). Jakarta Selatan : DPP PPNI.

Diorarta, R., & Susanti, H. (2021). Aplikasi Recovery Tidal Model dalam Pemberian Relaxation Therapy Pada Resiko Perilaku Kekerasan. Jkep, 6(1), 117–134. https://doi.org/10.32668/jkep.v6i1.569.

Sutinah, Safitri, R., & Saswati, N. (2019). Teknik Relaksasi Nafas Dalam Berpengaruh Terhadap Kemampuan Mengontrol Marah Klien Skizofrenia Deep Breathing Relaxation Techniques Affect The Ability to Control Anger in Schizophrenic Patients. Journal of Helthcare Technology and Mediciane, 5(1), 45–55.

Sugeng M. (2021). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Skizofrenia. Jawa Timur: global Aksara Pres, diterbitkan pada Juni 2021.

Tazqiyatus Sudia, B. (2021). Aplikasi Terapi Relaksasi Nafas Dalam terhadap Pengontrolan Marah dengan Pasien Gangguan Jiwa Resiko Perilaku Kekerasan di Wilayah Desa Maleber Kabupaten Cianjur. Jurnal Lentera, 4 (1), 1–5.

Verawati. (2021). Pengaruh Terapi Progressive Muscle Relaxation (Pmr) Terhadap Tanda Dan Gejala Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Di Rumah Sakiternaldi Bahar Palembang. 14(3), 1–110.

Waluyo, A. (2022). Teknik mengendalikan marah bagi pasien skizofrenia dengan resiko perilaku kekerasan. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 10 (2), 64–73.

Wardiyah, A., Pribadi, T., & Yanti Tumanggor, C. S. M. (2022). Terapi Relaksasi Napas dalam pada Pasien dengan Resiko Perilaku Kekerasan di Rs Jiwa Bandar Lampung. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(10), 3611–3626.

WHO. (2022). No Title. Schizophrenia Retrieved From.https://www.who.int/newsroom/factsheets/detail/schizophrenia.

Published

29-01-2024

How to Cite

Penerapan Latihan Tarik Nafas Dalam Pada Tn.J Dengan Masalah Resiko Perilaku Kekerasan Di Ruang Kronis Pria 1 Rumah Sakit Jiwa Daerah Abepura. (2024). Journal of International Multidisciplinary Research, 2(1), 469-477. https://doi.org/10.62504/8knnpb47

Similar Articles

1-10 of 582

You may also start an advanced similarity search for this article.