WILAYAH KAJIAN FILSAFAT ILMU (INTEGRASI ISLAM DAN SAIN)

Authors

  • Rifan Zaini Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Author
  • Sudirman Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Author

DOI:

https://doi.org/10.62504/nexus1075

Keywords:

Bidang Kajian, Filsafat Ilmu, Integrasi Islam

Abstract

Dalam penulisan di artikel ini, tentu penulis dalam penelitian menggunakan studi literatur atau telaah pada kajian referensi dari buku dan tulisan karya ilmiyah yang mempunyai keterkaitan dengan topik yang diangkat yaitu pada Wilayah Kajian Filsafat Ilmu (Integrasi Islam dan sains). Kajian dalam penelitian ini tentu mempunyai tujuan untuk mengetahui sejauh mana topik yang berkaitan dengan perkembangan saat ini sehingga bisa menghasilkan pengetahuan baru dan memberikan kontribusi terhadap suatu ilmu pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi khalayak. Hasil penelitian dari kajian Filsafat Ilmu (Integrasi Islam dan Sains) yaitu; (1) dalam kajian filsafat dan ilmu ditemukan bahwa keduanya mempunyai kesamaan, namun perbedaannya dapat ditemukan dari sudut pandang probolitas, reduksi, dan hepotesis; (2) Dasar-dasar dalam menginterasikan Islam dan Sains adalah harus menggunakan pendekatan epistemologi guna menemukan titik temu tentang paradigma, objek, metode, dan kriterian yang digunakan oleh keduanya dalam memperoleh pengetahuan. (3) berbicara pada masalah hubungan antara dunia Islam setelah kejayaan (1350 M) dan Sains di Barat setelah revolusi ilmiyah (1543-1600 M) adalah upaya dalam menghubungkan dua hal yang dianggap memiliki hubungan diametral dan pradoks. Dengan demikian, adanya perbedaan yang ada di antara keduanya dianggap sebagai integrasi dalam menemukan ilmu pengetahuan yang bersifat dogma dan paradigma.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arwani, Agus. (2017). “Epistimologi Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)”, Religita Vol. 15, No. 1, 127.

Bagir, Haidar, “Epistimologi Tasawuf”. Bandung: Mizan, 2018

Bagir Haidar, “Mengenal Filsafat Islam: Pengantar Filsafat Yang Ringkas, Menyeluruh, Praktis, Dan Transformatif”. Bandung, Mizan, 2020

Habib, Zainal. (2007). “ Islamisasi Sains: Mengembangkan Integrasi, Mendialogkan Perspektif”, Malang: Uin-Malang Press

Kontowijoyo. (2007). “Islam Sebagai Ilmu: Epistimologi, Metodologi, dan Etika”. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Naquib al-Attas. (1989). Sayed Muhammad , ”Islam Dan Filsafat Sains”. Bandung: Mizan, 1989

Raji Al-Faruqi, Ismail. (1984). “Islamisasi Pengetahuan, Terj. Anas Mahyuddin”. Bandung: Pustaka, 1984

Syukur, Suparman. (2007). “Epistemologi Islam Skolastik: Pengaruh Pada Pemikiran Islam Modern”,.Yogyakarta: Pustaka Pelajara, 2007

Idtris M.Ag , DR. Saifullah. & Ramly M. Hum, DR. Fuad. (2016). “ Dimensi filsafat Ilmu Dalam diskursus Integrasi Ilmu”. Darussalam Publishing: Yogyakarta.

Idri. (2001)“Epistemologi Ilmu Pengetahuan, Ilmu Hadis, Dan Ilmu Hukum Islam”,Jakarta:Prenadamedia, Group.

Yazid. (2019). Abu “Logika Ushul Fikih”. Yogyakarta: IRCiSoD.

Tafsir, Ahmad. (2017). ” Filsafat Pendidikan Islami: Integrasi Jasmani, Rohani, Dan Kalbu Memanusiakan Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Published

2024-12-21

How to Cite

WILAYAH KAJIAN FILSAFAT ILMU (INTEGRASI ISLAM DAN SAIN). (2024). Holistik Analisis Nexus, 1(12), 148-154. https://doi.org/10.62504/nexus1075