HUBUNGAN TINGKAT KERUSAKAN GIGI DI KELAS III DAN IV DI SD INPRES LILIBA BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK

Authors

  • Ratih Variani Poltekkes Kemenkes Kupang Author
  • Faizal Riza Soeharto Poltekkes Kemenkes Kupang Author

DOI:

https://doi.org/10.62504/nexus1132

Keywords:

Tingkat kerusakan gigi, jenis makanan kariogenik

Abstract

Makanan yeng bersifat kariogenik sangat populer di kalangan anak-anak, terutama karena kandungan gula dan karbohidratnya, yang dapat menyebabkan kerusakan gigi. Dalam survei awal yang kami lakukan terhadap 107 siswa kelas III dan IV, ditemukan bahwa 75 di antaranya (70%) mengalami gigi berlubang. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara tingkat kerusakan gigi anak-anak di SD Inpres Liliba dengan konsumsi makanan yang bersifat kariogenik. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan terdiri dari 75 siswa yang telah teridentifikasi memiliki karies gigi. Analisis data dilakukan melalui metode univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan gigi paling banyak terjadi pada karies email, dengan 25 kasus (33,33%), sementara yang paling parah adalah karies akar, yang mencatat 10 kasus (13,33%). Jenis makanan kariogenik yang paling sering dikonsumsi oleh siswa adalah makanan padat, dengan 35 siswa (46,7%) melaporkan mengkonsumsi biskuit, snack ringan, coklat, dan permen. Temuan juga mengungkapkan bahwa karies email dan pulpa umumnya ditemukan pada siswa yang mengonsumsi makanan padat, masing-masing terkait dengan 12 siswa (48,0%) untuk karies email dan 5 siswa (50,0%) untuk karies akar. Analisis menunjukkan ada hubungan signifikan antara tingkat kerusakan gigi dan jenis makanan kariogenik, dengan nilai signifikansi p=0,001 (p=0,005). Penelitian ini juga membahas lebih lanjut mengenai berbagai bentuk makanan kariogenik, baik cair maupun padat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrinis, N., Indrawati, & Farizah, N. (2021). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Karies Gigi Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 763-771. doi:https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/668/pdf

Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik . Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Efrianty, N. (2020). Hubungan Konsumsi Makanan Yang Mengandung Gula Dengan Terjadinya Karies Gigi Pada Anak. Lentera Perawat, 1(1), 31-36. Diambil kembali dari https://jurnal.stikesalmaarif.ac.id/index.php/lenteraperawat/article/view/116/115

Fatimatuzzahro, N., & Prasetya,, R. C. (2016, September). GAMBARAN PERILAKU KESEHATAN GIGI ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA BANGSALSARI KABUPATEN JEMBER. Jurnal IKESMA, 84-90. Diambil kembali dari https://jurnal.unej.ac.id/index.php/IKESMA/article/download/4825/3557

FKG Unair. (2022). Masalah Kesehatan Gigi Anak Berhubungan Erat dengan Problem Kesehatan Secara Umum. Diambil kembali dari https://fkg.unair.ac.id/en/2022/01/17/dosen-fkg-unair-masalah-kesehatan-gigi-anak-berhubungan-erat-dengan-problem-kesehatan-secara-umum/

Jamil, J. A. (2011). Hubungan antara kebiasaan mengkonsumsi jajanan dengan pengalaman karies pada gigi susu anak usia 4-6 tahun di TK Medan. Medan: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara. Diambil kembali dari https://www.semanticscholar.org/paper/Hubungan-Antara-Kebiasaan-Mengkonsumsi-Jajanan-Pada-Jamil/71c122bb3b8068001b7df22d3ff02be946a85784

Kale, S., Kakodkar, P., Satiya, S., & Abdulkader, R. (2020). Prevalence of dental caries among children aged 5-15 years from 9 countries in the Eastern Mediterranean Region: a meta-analysis. East Mediter Health Journal, 26(6), 726-735. Diambil kembali dari https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/32621509/

Kemenkes, R. (2015). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Latifah. (2017). GAMBARAN KARIES GIGI PADA PASIEN DI PUSKESMAS SUGIH WARAS KEC. TELUK GELAM KAB. OKI TAHUN 2017. Palembang: Jurusan Keperawatan Gigi Poltekkes Kemenkes Palembang. Diambil kembali dari https://repository.poltekkespalembang.ac.id/items/show/465

Maharani, S., & Charissa, O. (2023). MAKANAN MANIS SEBAGAI FAKTOR RISIKO KARIES GIGI PADA ANAK DI SD NEGERI BUNI BAKTI 04. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 1852-1859. Diambil kembali dari https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/16191

Manton, D., Drummond, B., & Kilpatrick, N. (2021). Dental Caries. (A. Cameron, & R. Widmer, Penyunt.) New York: Mosby ELsevier.

Mukhbitin, F. (2018). Description Of Dental Caries In Third Class Students Of Mi AlMutmainnah. . J Promkes, 155-166.

N, A. P., & Jeddy Sp.KGA, D. d. (2021). Hubungan Antara Pola Konsumsi Diet Kariogenik Dengan Tingkat Keparahan Karies Pada Anak Usia 3-5 Tahun (Kajian Pada Paud Sapta Kemuning, Depok, Jawa Barat). Journal Kedokteran Gigi Terpadu, 3(1), 58-62. Diambil kembali dari https://e-journal.trisakti.ac.id/index.php/jkgt/article/view/9869/6756

NISITA, A. A. (2016). hubungan tingkat kerusakan gigi dengan jenis makanan kariogenik DI SDN 3 KRACAK KECAMATAN AJIBARANG Kabupaten Banyumas. Purwokerto: Program studi ilmu keperawatan fakultas kesehatan masyarakat universitas muhamadiyah Purwokerto. Diambil kembali dari https://repository.ump.ac.id/678/1/ALVIANI%20ANTYA%20NISITA%20COVER

Riskesdas. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2018. Diambil kembali dari https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/Laporan%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Wilda, N., Keumala, C. R., & Nasri. (2022). Upaya Pencegahan Karies Gigi Pada AnakUsia Sekolah Dasar Kelas V Di SD BinehKrueng Kabupaten Aceh Barat Daya. NASUWAKES Jurnak Kesehatan Ilmiah, 15(2), 86-92. Diambil kembali dari https://journal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/nasuwakes/article/view/445/353

Winahyu, K. M., Turmuzi, A., & Hakim, F. (2019). Risiko Kejadian Karies Gigi Ditinjau dari Konsumsi M akanan Kariogenik pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Tangerang. Faletehan Health Journal, 6(1), 25-29. Diambil kembali dari https://media.neliti.com/media/publications/278517-the-relationship-between-consumption-of-e950a7f4.pdf

Yani, R. W., Hadnyanawati,, H., & Meliawaty, Z. (2015). Gambaran Tingkat kerusakan gigi Anak Sekolah Dasar di 10 Kecamatan Kabupaten Jember. jurnal ikgm stoma, 12(2), 42-45. Diambil kembali dari https://jurnal.unej.ac.id/index.php/STOMA/article/view/3165

Yunianti, C. T. (2024). Hubungan konsumsi makanan kariogenik dengan tanda dan gejala karies pada anak sekolah dasar di SD Islam Darul Falah Semarang. Semarang: Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Sultan Agung Semarang. Diambil

Published

2024-12-31

How to Cite

HUBUNGAN TINGKAT KERUSAKAN GIGI DI KELAS III DAN IV DI SD INPRES LILIBA BERDASARKAN JENIS MAKANAN KARIOGENIK. (2024). Holistik Analisis Nexus, 1(12), 171-179. https://doi.org/10.62504/nexus1132