MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL KURUNG-KURUNG DI SDN BITAHAN 1 KECAMATAN LOKPAIKAT KABUPATEN TAPIN
DOI:
https://doi.org/10.62504/nexus1302Keywords:
Gotong Royong, Tradisi Kurung-Kurung, Integrasi Budaya, Pembelajaran Berbasis Kolaborasi.Abstract
Manajemen Sekolah Ramah Anak Berbasis Nilai Kearifan Lokal Kurung-Kurung Di Sdn Bitahan 1 Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifiksi Manajemen Sekolah Ramah Anak Berbasis Nilai Kearifan Lokal Kurung-Kurung Di Sdn Bitahan 1 Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin. Fokus penelitian ini mencakup tiga aspek utama: (1) 1) Mengidentifikasi cara mengintegrasikan nilai-nilai gotong royong dari tradisi Kurung-Kurung ke dalam kegiatan pembelajaran di SDN Bitahan 1. 2)Mengidentifikasi Tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasi prinsip gotong royong dari tradisi Kurung-Kurung ke dalam kegiatan sekolah modern 3)Mengevaluasi Dampak penerapan nilai Kurung-Kurung terhadap perkembangan karakter, perilaku siswa, dan suasana belajar di SDN Bitahan 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, siswa dan Masyarakat setempat. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai gotong royong dilakukan melalui berbagai cara, termasuk penyisipan dalam mata pelajaran seperti PPKn dan Bahasa Indonesia, penerapan metode pembelajaran berbasis kolaborasi, serta kegiatan ekstrakurikuler yang menanamkan semangat kerja sama dan kebersamaan. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya, seperti keterbatasan waktu dalam kurikulum, minimnya sumber daya pendukung, serta kurangnya partisipasi aktif dari sebagian siswa. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah terciptanya sekolah yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pendidikan, serta terbentuknya karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan dan budaya lokal. Dampak dari penerapan nilai Kurung-Kurung terhadap siswa sangat positif, yaitu peningkatan rasa kepedulian, tanggung jawab sosial, dan kerja sama dalam kelompok. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih harmonis, dan interaksi antar siswa serta guru lebih positif. Oleh karena itu, perlu adanya dukungan lebih lanjut dari pihak sekolah, guru, serta masyarakat untuk memastikan keberlanjutan integrasi nilai budaya lokal dalam Pendidikan
Downloads
References
Agus, R. (2022). Strategi Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jakarta: Pustaka Edukasi.
Akhyar, M. (2017). Peran Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Pendidikan di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan,
Basri, H. (2021). Manajemen pendidikan di era industri 4.0: Tantangan dan solusi. Pustaka Cendekia Utama.
Darmawan, R. (2021). Integrasi kearifan lokal dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(2), 135-150. https://doi.org/10.1234/jpk.2021.135
Fatimah, N. (2021). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal: Studi Integrasi Nilai Budaya dalam Kurikulum Sekolah. Yogyakarta: Media Nusantara.
Fatimah, N. (2021). Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal: Studi Integrasi Nilai Budaya dalam Kurikulum Sekolah. Yogyakarta: Media Nusantara
Fikri, A., & Nurani, Y. (2019). Implementasi Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 213-228. doi:10.21831/jpk.v9i2.23547.
Fitri Hapni Siregar (2022) . “Manajemen Sekolah Ramah Anak Dalam Meningkatkan Karakter Siswa Di Sekolah Mis Aek Riung Sigambal”. Medan
Haris, Abdul ( 2023) Supervisi Akademik Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Pada Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kabupaten Barito Timur Banjarmasin
Hidayat, R. (2021). Implementasi Kearifan Lokal dalam Pendidikan di Sekolah. Bandung: Alfabeta.
Hidayat, T. (2020). Mengembangkan Pembelajaran Kolaboratif di Era Digital. Bandung: Citra Aksara.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2019). Panduan Pelaksanaan Sekolah Ramah Anak. Diakses dari: https://www.kemenpppa.go.id
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2020). Sekolah Ramah Anak: Mengintegrasikan Nilai Kearifan Lokal. Diakses dari: https://www.kemdikbud.go.id
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2020). Panduan Sekolah Ramah Anak. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Diakses dari https://www.kemdikbud.go.id
Kusuma, A. P. (2023). Gotong Royong sebagai Fondasi Pendidikan Karakter. Malang: Universitas Negeri Malang Press.
Lestari, F. (2022). Peran Komunitas dalam Peningkatan Karakter Berbasis Budaya Lokal. Yogyakarta: Pustaka Timur.
Nugraha, R. (2020). Transformasi Pembelajaran Kolaboratif dalam Konteks Kearifan Lokal. Semarang: Penerbit Mata Hati
Putri, M. A. (2021). Kearifan Lokal dan Pendidikan: Studi Nilai Tradisional dalam Pembelajaran Kontemporer. Bogor: Mandala Pustaka.
Rahmawati, A. (2018). Model Sekolah Ramah Anak dalam Pendidikan Karakter. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 134-150. doi:10.24843/mp.2018.v10i2.20
Santoso, D. (2022). Pendidikan Berbasis Budaya untuk Membangun Karakter Bangsa. Jakarta: Pustaka Bangsa
Sardiyo, T., & Faturohman, T. (2014). Manajemen Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suharjana, M. (2020). Kearifan Lokal dalam Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Sari, F.K. (2019). Integrasi Nilai Kearifan Lokal dalam Kurikulum Pendidikan Dasar. Jurnal Pendidikan, 25(1), 45-59. doi:10.14421/jp.2019.v25i1.100
Suryani, E. (2019). Peran Tradisi Lokal dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini. Surabaya: Penerbit Harapan.
Susanto, A., & Wibowo, T. (2022). Manajemen sekolah ramah anak: Sebuah kajian. Jurnal Manajemen Pendidikan, 18(1), 25-40. https://doi.org/10.5678/jmp.2022.25
Suwignyo, D., & Kurniawan, T. (2021). Pengintegrasian Kearifan Lokal dalam Kurikulum Sekolah Menengah Atas di Era Digital. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(1), 99-112. doi:10.24832/jpnk.v6i1.51273
Undang-undang Republik Indonesia No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_sekolah (diakses 13 -Oktober-2024)
https://repository.umj.ac.id /Metodologi Penelitian ( diakses 8 November 2024)
https://jdih.kemenpppa.go.id produk-hukum peraturan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Wibowo, S. (2023). Pendidikan Multikultural dan Integrasi Nilai Sosial. Bandung: Penerbit Widya Karya
Yulianti, S. (2016). Sekolah Ramah Anak: Upaya Membangun Karakter Anak di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 57-69. doi:10.31234/osf.io/3e6qf
Zaini, I., & Rahman, A. (2020). Pengembangan Sekolah Ramah Anak dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar yang Aman dan Nyaman. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 44-58. doi:10.24246/jmpi.v8i1.2020
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Janatul Raudati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.