Etika Minum dalam Islam: Kajian Hadis tentang Minum Sambil Berdiri dan Relevansinya bagi Masyarakat Modern

Authors

  • Nadya Nur Aini Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Author
  • Nasrullah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.62504/han1540

Keywords:

Hadis minum sambil berdiri, adab makan dan minum, fiqh hadis.

Abstract

Penelitian ini membahas Sejumlah hadis terkait minum dalam keadaan berdiri yang secara zahir menunjukkan ketidaksesuaian antara satu riwayat dengan riwayat lainnya,Hadis yang menegaskan kebolehan minum sambil berdiri sebagaimana diriwayatkan dalam Sahih al-Bukhari No. 5184 dan hadis yang melarangnya dalam Shahih Muslim No. 3771. Penelitian ini disusun dengan menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang dikaji melalui pendekatan normatif terhadap hadis. Sumber data primer berasal dari kitab-kitab hadis, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua hadis tersebut sama-sama berstatus shahih dan tidak saling bertentangan. Melalui kajian mukhtalif al-hadis, para ulama mengompromikan kedua riwayat dengan menjelaskan bahwa Hadis yang berisi larangan minum sambil berdiri dipahami oleh sebagian ulama sebagai larangan yang bersifat makruh tanzih atau khilaful aula, sedangkan riwayat mengenai Nabi Muhammad saw. yang minum dalam keadaan berdiri menjadi dasar atas kebolehannya. Mayoritas ulama berpendapat bahwa minum sambil duduk lebih utama karena sesuai dengan adab yang diajarkan Rasulullah saw., namun minum sambil berdiri tetap diperbolehkan dalam kondisi tertentu. Penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman hadis harus dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan keseluruhan riwayat, pendapat ulama, serta konteks penerapannya dalam kehidupan masyarakat modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul WahabSyakhrani, “Dasar Keislaman Sebagai Agama Rahmatan Lilalamin”, MUSHAF JOURNAL : Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis2, no. 3 (2022).

Abdul Basith Muhammad as-Sayyid, Pola makan Rasulullah, Terjemahan M. Abdul Ghaffar, M. Iqbal

Ahsin W. Al-Hafidz, Fikih Kesehatan (Jakarta: Amzah, 2007), 219.

Al-Aqfahsyi dan Ibnul Hajj, Etika Makan dan Minum menurut al-Qur’an dan asSunnah (Jakarta: Pustaka Ibnu Umar, 2013).

Arrochman, I. and Chotimah, S. (2022). Lagu Animasi Nussa Dan Rara Perspektif Pendidikan Anak Usia Dini. I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, (Vol. 6 No.01 pp.1-22)

Bayu Pramesta, Yassinta Ananda, Muhtadin Ahmadsya, Pemahaman Hadis tentang Adab:Minum Sambil Berdiri (Sebuah Kajian Hadis Tematik), Jurnal Kajian Hadis dan Integrasi Ilmu, Vol. 5. No. 1Januari–Juni2024, 139.

Haetami dan M. Yasir Muthalib (Jakarta: Alfa, 1997).

Sohrah Sohrah, “Etika Makan dan Minum dalam Pandangan Syariah”,Al Daulah : Jurnal Hukum Pidana Dan Ketatanegaraan,5, no. 1 (2016).

Syafri Muhammad Noor, Makan dan Minum Sambil Berdiri, Haramkah?, (Jakarta Selatan : 12940, 2019), 15.

Published

2026-06-23

Issue

Section

Articles

How to Cite

Etika Minum dalam Islam: Kajian Hadis tentang Minum Sambil Berdiri dan Relevansinya bagi Masyarakat Modern. (2026). Holistik Analisis Nexus, 3(6), 10-18. https://doi.org/10.62504/han1540