MAQASHID SYARIAH PEMIKIRAN AT-TAHIR IBN ASHUR

Authors

  • Syarifah Reny Anggraini Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Indonesia Author
  • Tengku Khairina Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Indonesia Author
  • Luqman Luqman Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62504/nexus893

Keywords:

Maqasid Syariah, Pemikiran Ibnu Asyur, Kontemporer

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemikiran At-Tahir Ibn Ashur mengenai Maqashid Syariah, yang berfokus pada tujuan utama hukum Islam untuk mencapai kesejahteraan dan kebaikan universal dalam kehidupan manusia. Ibn Ashur, seorang ulama besar dari Tunisia, dikenal dengan pandangan progresif dan inovatifnya dalam hukum Islam. Beliau menekankan pentingnya memahami tujuan di balik setiap hukum syariah dan menerapkannya sesuai dengan kondisi zaman modern. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menggali konsep maqashid al-syariah yang dikembangkan oleh Ibn Ashur, termasuk perlindungan agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta, serta penambahan elemen-elemen baru yang relevan dengan perkembangan sosial dan ekonomi masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Ibn Ashur tentang maqashid syariah dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang kontemporer, seperti kesehatan publik melalui program vaksinasi, pengelolaan lingkungan untuk menjaga kesehatan dan sumber daya alam, serta pemanfaatan teknologi untuk pendidikan dan pengetahuan. Karya-karya Ibn Ashur, termasuk "Maqashid al-Syariah al-Islamiyah" dan "Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir", memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya pemahaman umat Islam tentang syariah dan menawarkan panduan praktis untuk menghadapi tantangan modern. Dengan demikian, pemikiran At-Tahir Ibn Ashur tentang maqashid syariah tetap relevan dan aplikatif dalam konteks kehidupan sehari-hari di era modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Attia, G. E. (2007). The Objectives of Islamic Law: The Promises and Challenges of the Maqasid al-Shari‘ah. London: IIIT.

Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27-40.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Elo, S., & Kyngäs, H. (2008). The qualitative content analysis process. Journal of Advanced Nursing, 62(1), 107-115.

Hart, C. (2018). Doing a Literature Review: Releasing the Research Imagination (2nd ed.). London: Sage.

Ibn Ashur, M. A. T. (1945). Maqasid al-Shariah al-Islamiyah. Tunis: Al-Dar Al-Tunisiyyah.

Ibn Ashur, M. A. T. (1984). Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir. Tunis: Dar Suhnun.

Ibn Ashur, M. A. T. (1987). Ushul Nidham al-Ijtima'i fil Islam (Prinsip-prinsip Sosial Islam). Tunis: Al-Dar Al-Tunisiyyah.

Kamali, M. H. (2008). Shari'ah Law: An Introduction. Oxford: Oneworld Publications.

Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2015). Qualitative Research: A Guide to Design and Implementation (4th ed.). San Francisco, CA: Jossey-Bass.

Opwis, F. (2005). Islamic Law and Legal Change: The Concept of Maslaha in Classical and Contemporary Islamic Legal Theory. Islamic Law and Society, 12(2), 182-223.

Opwis, F. (2010). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. Cairo: American University in Cairo Press.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods: Integrating Theory and Practice (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.

Published

2024-09-13

How to Cite

MAQASHID SYARIAH PEMIKIRAN AT-TAHIR IBN ASHUR. (2024). Holistik Analisis Nexus, 2(9), 16-21. https://doi.org/10.62504/nexus893