Storytelling Sensasional Di Era Algoritma: Tinjauan Hadis Larangan Membuka Aib Terhadap Fenomena Sadfishing Dan Eksploitasi Emosi Di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.62504/jsi1547Keywords:
Hadith , Mujaharah, OversharingAbstract
Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi Generasi Z menjadi lebih terbuka dan berorientasi pada keterlibatan (engagement), sehingga melahirkan fenomena sadfishing dan oversharing yang sering kali menampilkan persoalan pribadi, konflik rumah tangga, maupun pengalaman hidup yang bersifat privat di ruang publik digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis “Kullu ummatī mu‘āfā illā al-mujāhirīn” serta relevansinya terhadap fenomena tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research dan netnografi. Data primer diperoleh dari hadis riwayat Imam al-Bukhari dan Imam Muslim beserta kitab-kitab syarah hadis, sedangkan data sekunder berasal dari jurnal ilmiah, artikel akademik, dan data digital terkait komunikasi media sosial. Analisis dilakukan melalui takhrij hadis, i‘tibar sanad, analisis matan, analisis isi (content analysis), dan analisis netnografi terhadap kasus oversharing yang viral di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis “Kullu ummatī mu‘āfā illā al-mujāhirīn” berstatus sahih dan mengandung prinsip etika yang menekankan pentingnya menjaga kehormatan diri, menutup aib, serta menghindari perilaku mujāharah atau membuka sesuatu yang telah Allah tutupi. Analisis fiqh al-hadis menunjukkan bahwa Islam memperbolehkan penyampaian persoalan pribadi untuk tujuan mencari bantuan atau keadilan, namun melarang pembukaan aib yang bertujuan memperoleh perhatian, popularitas, atau validasi sosial. Hasil analisis netnografi juga menunjukkan bahwa fenomena oversharing dan sadfishing di media sosial memiliki karakteristik yang mendekati konsep mujāharah, terutama ketika persoalan privat dijadikan komoditas digital demi meningkatkan engagement. Oleh karena itu, hadis ini memiliki relevansi yang kuat sebagai landasan etika komunikasi digital bagi Generasi Z dalam menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Downloads
References
DAFTAR PUSTAKA
al-'Asqalani, I. H. (1959). Fath al-Bari bi Syarh Shahih al-Bukhari. Dar al-Ma'rifah.
al-Nawawi, Y. S. (1972). Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin al-Hajjaj. Dar Ihya' al-Turath al-'Arabi.
al-Nawawi, Y. S. (1998). Riyadh al-Shalihin. Mu'assasah al-Risalah.
al-Qadhi 'Iyadh. (1998). Ikmal al-Mu'lim bi Fawaid Muslim. Dar al-Wafa'.
al-Suyuthi, J. (1990). Al-Asybah wa al-Nazha'ir. Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
AL-Syam, Rania, Ahdan S, and Abd Majid. “Konstruksi Sosial Instagram Pengguna Akun @Mubadalah.Id Sebagai Media Komunikasi Virtual Dalam Konten Seksualitas Berbasis Islami (Studi Netnografi).” Respon Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi 4, no. 3 (2024): 21–32. https://doi.org/10.33096/respon.v4i3.239.
Ali, Muhammad. “Kajian Sanad.” Tahdis 6,2 (2015): 95.
Dini Wulan Dary, Sepriadi Saputra, M. Arif Setiawan. “FENOMENA OVERSHARING DALAM KOMUNIKASI GEN Z DI MEDIA SOSIAL.” EduTIK: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Dan Komunikasi 5 (2025): 664–72.
Hariatiningsih, Laurensia Retno, and Irwanto Irwanto. “Membangun Atensi Pada Media Sosial (Studi Netnografi Remaja Pengguna Instagram).” Jurnal Komunikasi 15, no. 2 (2024): 64–74. https://doi.org/10.31294/jkom.v15i2.23080.
Mario Pindarto, Astaniah, Miranda, Surawan. “Performative Grief Dan Komodifikasi Emosi Di Media Sosial : Implikasinya Terhadap Pembentukan Karakter Generasi Z.” KOMUNIKASI : Jurnal Komunikasi 17, no. 1 (2026): 50–60.
Maura, Tengku, Safa Ramadhanti, Annisa Gika Kaban, Dian Permata, Mardian Putri, Muhammad Rizki Ramadhadi, Nursapia Harahap, et al. “ETIKA KOMUNIKASI DALAM BERMEDIA SOSIAL BAGI GEN Z.” Kultura Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora 2 (2024): 252–59.
Sandi, Nirvana Abdillah, and Poppy Febriana. “Sadfishing: Studi Netnografi Pada Konten Dengan Tagar #rumahkokkayu Di Tiktok.” Jurnal Komunikasi Global 12, no. 1 (2023): 30–52. https://doi.org/10.24815/jkg.v12i1.30216.
Syamsuddin, Sahiron. “Kaidah Kemuttasilan Sanad Hadis.” Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis 15, no. 1 (2014): 95.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Salman Al Farisi, Nasrulloh (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










